Olene Kadar / Sampai Mati



Sinopsis Drama Turki "Olene Kadar / Sampai Mati" ||
Seorang wanita (Fahriye Evcen) mendatangi Penjara Istanbul dan mengatakan kepada penjaga bahwa dia ingin menjumpai calon klien-terpidana Daghan Soysur (Engin Akyurek) yang hidupnya dihukum selama 11 tahun. ketika dia masuk keruang pertemuan, daghan mempersilahkan masuk. Wanita berdiri dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman tapi pria tidak menyambutnya dan duduk dgn tenang dikursi. wanita mengabaikan ketidaksopanan ini seperti tidak ada kejadian dan memperkenalkan dirinya sebagai pengacara selvi Nardan.
Dia selanjutnya mengatakan bahwa Daghan tidak mengenalnya tetapi dia mengetahui semua cerita hidup Daghan. Selvi mengatakan bahwa dia ingin membuka kembali perkara hukum 11 tahun silam yg membuat hidupnya dalam penjara. Daghan mengatakan perkara hukum sudan lama ditutup. Tetapi Selvi membantah bahwa ini merupakan kesalahan besar yg telah dilakukan dan mereka mempunyai kesempatan terakhir. Kemudian Daghan meraih tangannya dan berkata bahwa dia tidak membutuhkan pengacara. Daghan bertanya pada selvi mengapa dia begitu gugup. Selvi menyangkal kalau dia sedang gugup dan mengatakan dia baik-baik saja.. Daghan memastikan debar jantungnya berkata ini tidak sama seperti yang terlihat. Selvi melepaskan tangannya dari cengkramannya dan berkata dia mungkin gugup karena ini merupakan kasus pertamanya dan klien pertamanya. Kemudian Daghan ( seorang pesimis, tertekan dan semua kekacauan ) berdiri dan pergi setelah dia berkata tidak membutuhkan seorang pengacara dan dia silahkan mencari klien yang lain. Selvi memanggilnya tetapi dia tidak berhenti. Selvi akhirnya pergi

 11 Tahun Silam

Penjelasan dimasa lalu daghan 11 tahun silam. Dia adalah seorang Dokter disebuah rumah sakit, kemudian kekasihnya Beril (Gulcan Arslan) datang menemuinya. Daghan bahagia melihatnya dan menanyakan kenapa datang kesini. Dia mengatakan ingin memberitahu sesuatu dan akan menunggunya diluar. Daghan sedikit khawatir dengan sikapnya yang aneh tetapi kelihatan sepertinya dia sangat bahagia. Daghan menemuinya diluar dan menyanyakannya. Dia tidak menjawab kemudian Daghan Mendesaknya katakan apa masalahnya dan mengejeknya apakah dia ingin berpisah? kemudian beril menjawab tentu dia tidak ingin berpisah. Kemudian Daghan mengatakan hal lain apakah Beril hamil? Beril mengatakan bagimana bisa dia mengetahuinya. Daghan Menyadari bahwa Beril hamil mengandung anaknya dan Dia mengetahuinya. Beril menanyakan padanya apa yang mesti merek lakukan, Daghan mengatakan hanya satu hal yang bisa dilakukan dan memegang tangannya, berdiri dan berjalan dengan cepat.Beril menjadi takut dan berpikir bahwa Daghan membawanya untuk melakukan pengguguran. Dia menolaknya tetapi Daghan tidak melepaskan pegangan tangan dan tetap menariknya. akhirnya mereka berhenti. Kemudian Beril melihat sebuah tempat, dia menyadari itu kantor pernikahan bukan klinik. Mereka berdua Mulai tertawa dan Daghan menanyakan beril bagaimana dia bisa berpikir seperti itu tentangnya ( bahwa dia akan pergi untuk menggugurkan ) Beril menjawab bahwa dia seorang keledai dan semua pengecualian darinya .

Daghan bertanya apakah tidak ingin menikah dengan seorang keledai ini? beril mengatakan dia harus menanyakannya dulu kepada ayahnya. Daghan mengangkatnya ke atas pundaknya dan memaksa masuk kekantor berteriak kepada orang-orang bahwa Pengantin datang.

Adegan selanjutnya Daghan sedang berbicara pada ibunya Sabiha mengenai pernikahannya karena sekolahnya yang telah selesai dan dia sudah memiliki sebuah Pekerjaan. Ayahnya Halil setuju dan keluarga berencana membawa daghan melamar kepada ayah Beril. Di hari selanjutnya Daghan, orang tuanya dan adik kecil perempuannya berjalan menuju rumah besar sepertinya rumah beril. Beril seorang anak dari pengusaha kaya raya Sezai. setibanya dipintu mereka bertemu dengan pelayan kasar tidak mengizinkan mereka masuk. Daghan mengatakan padanya mereka kesini untuk melamar tetapi dia mengatakan Tuan Sezai tidak ingin bertemu mereka dan menutup pintu mereka. Orang tuanya merasa terhina kembali pulang dan Daghan mengikuti mereka. Dirumah ibunya berkata bahwa dia tidak ingin kerumah pria itu lagi. Daghan menelpon Beril tapi tidak diangkat. Dia menduga sesuatu hal yg salah telah terjadi padanya. Dia bergegas keluar dan Ayahnya meminta padanya untuk tidak melakukan sesuatu yang memalukan. 


 Dirumah Beril, pintu dibuka kembali oleh pembantu. Daghan mendorongnya dan masuk memanggil Beril untuk keluar. Tuan Sezai sedang berbicara dengan Ender (Sarp Levedogolu) di ruang kerjanya. Ender merupakan teman dekat Beril dan memanggil Sezai ‘amcha’ ( sebutan orang turki kepada abang ayahnya ) Ada sebuah rahasia orangtuanya yg hnya Sezai mengetahuinya. Pembantu memberitahu Sezai bahwa Daghan memaksa masuk kerumah. Keduanya dia dan Ender keluar.

Sementara itu, Daghan berteriak ke Lantai atas kepada Beril. Dia mendengar suara Beril keluar dari dalam ruangan tersembunyi.Ayah Beril mengurungnya disana sejak Keluarga Daghan datang. Daghan menendang pintu itu hingga terbuka kemudian dia dan Beril berpelukan. Ketika mrk menuju lantai bawah, Sezai memergoki mereka. Dia mengatakan Daghan betapa beraninya karena Dia sudah jelas memberi jawabannya tadi pagi. Dia menyiksa Daghan dan Daghan mengancam akan membunuhnya. Beril menghentikan Daghan untuk bicara lagi dan memintanya menjauh darinya, Sezai mengatakan bahwa apa yang mereka inginkan sangat sulit bagi mereka. Sezai Seorang kaya raya yang jahat dia tidak menyetujui seorang dokter dari latarbelakang keluarga miskin seperti Daghan sebagai menantunya. Daghan dan Beril meninggalkan rumah tetapi mereka melihat polisi, Beril berniat untuk kembali karena didepan ada Polisi yang sudah dipanggil oleh Sezai,kemudian  Enderpun datang  dengan mobilnya dan meminta mereka datang padanya. Mereka setuju dan Ender membawa mereka jauh dari Sezai dan polisi.

Ender membawa mereka ketempatnya dan mengatakan kepada mereka bahwa mereka bisa tinggal disini sesuka mereka. Beril setuju dan Daghan juga. Ender mengatakan kepada Beril ketika Dia sangat mencintai Daghan, Dia harus siap kehilangan segalanya demi Daghan. Beril menjawab selama Daghan bersamanya, Dia tidak perduli dengan yang lainnya. Kelihatannya Ender juga menyukai.

 Pada malam hari,Daghan mencoba menenangkan Beril. Dia menceritakan mengenai keluarganya bahwa setelah menikah, mereka akan tinggal 2 bulan bersama orang tuanya kemudian dia akan mendapatkan rumahnya sendiri. Beril mengatakan kepadanya bahwa Dia sangat bahagia dan juga berharap ayahnya berubah pikiran. Daghan mengatakan Dia ingin memiliki setidaknya 3 anak. Hari selanjutnya Daghan memperkenalkan Beril kepada Keluarganya dirumahnya dan mereka mempersiapkan acara pernikahan.

 Hari Pernikahan
Beril telah bersiap diruang tamu Pengantin. Ibu Daghan dan adik perempuannya bersama Dia. Daghan telah bersiap dirumah dan ayahnya bersamanya.
Ender dan Sezai terlihat menembaki burung-burung di sebuah halaman luas,beberapa kali Ender mengarahkannya kepada sezai dari belakang karena ingin menembaki kepalanya lalu sezai berbalik arah saat itu juga (teringat ender khawatir karena sezai mengetahui rahasia keluarganya) Ender mengatakan kepada Sezai bahwa Dia akan menghentikan pernikahan pada saat itu juga jika Dia mau. Ender akan membantunya kemudian Dia pergi dari situ.

 PENJEBAKAN
Daghan dan ayahnya dengan senang mengobrol di rumah mereka mengenai acara pernikahan dan kemudian pergi ke gedung pernikahan ketika Daghan menerima sebuah telpon. Setelah menerimanya Dia memberitahu kepada ayahnya bahwa sepertinya ayah Beril menelponnya berharap Dia ingin bertemu dengannya dan berbicara. Dia mengatakan bertemu didekat gudang. Daghan pergi meninggalkan rumahnya dan menemui Ender diluar. Daghan meminta Ender agar semua orang datang ke gedung pernikahan jika seandainya dia tidak kembali tepat waktu. Daghan memberitahu kepadanya kemana dan mengapa Dia harus pergi.

Setelah Daghan pergi, Ender menelpon suruhannya Fahri ( supir dari beril juga) Ender sebenarnya berencana menyingkirkan keduanya Daghan dan Tuan Sezai pada waktu yang sama. Disisi lain Fahri merencanakan sebuah kesaksian untuk Dua orang-yg sedang dicari. Satu orang Pria setengah baya bernama Yilmaz dan satu lainnya seseorang gadis kecil ( Seumuran Adiknya Daghan ) bernama Vildan. Seorang anak Vildan (yang terlihat sakit) diharapakan menjadi saksi atas kejahatan yang telah disepakati. Mereka menyuruh Vildan mengatakan apa yang Dia telah diperintahkan dan Dia mengatakan bahwa Dia mengerti semuanya.

Kemudian Yilmaz dan Vildan meninggalkan tempat dan Fahri menutup pintunya. Daghan Datang kesana. Ketiga sebenarnya ada di dalam gudang di mana Daghan diberitahu untuk datang menemui Sezai. Daghan memasuki gudang yang pintunya terbuka. Fahri menunggu dibelakang pintu. ketika Daghan tidak menemukan Sezai, dia mencoba memanggilnya kemudian seketika Fahri menyerangnya dari belakangnya dan menyuntikkannya obat penenang. Daghan langsung pingsan . Fahri mengambil handphone Daghan dan mencoba membuat Daghan tidak berdaya dan meletakan senjata ditangan Daghanmenembak ke karung lumpur  dengan senjata dipegang oleh tangan Daghan. Dia meletakkan Sidik jari Daghan dengan tuduhan pembunuhan-senjata. meninggalkan Daghan yang pingsan disana, Fahri pergi jauh dengan kendraannya. Dia berhenti di jalan dan mengirimkan sebuah pesan singkat dari handphone Daghan ke nomor Sezai.

 Ender dan Ayah Daghan memilih para wanita dari rumah pengantin dan membawa mereka ke gedung pernikahan. Beril menanyakan Daghan dan Ender memberitahukan kepadanya bahwa Dia mencoba menyelesaikannya dengan ayahnya dan dia ingin memberi kejutan dengan membawa Tuan Sezai ke acara pernikahan. Semuanya bahagia dan mereka akan datang ke gedung
Yilmaz dan Vildan terlihat berjalan menuju ruangan. Yilmaz bahwa dia tidak lupa apa yang telah diberitahu kepadanya dan Dia menunggu disini hingga polisi datang. Dia juga mengingatkannya untuk mengatakan kepada polisi apa yang telah disepakati.

Sezai menghentikan mobilnya dijalan dan keluar, berdiri seperti menunggu seseorang. Disudut sana, kami melihat vildan mendekat kepadanya dengan sebuah tas, Dia mendekati Sezai dan meminta kepadanya membayar bungkusannya. Sezai dengan sopan menolak tapi karena melihat dia seorang anak kecil Dia memberinya uang. Pada saat yang sama, seorang pria bertopeng datang dari sudut datangnya vildan menembak ke Sezai. Vildan ketakutan dan menghindar dan menyingkir. Pria ini menembaki 4 peluru ke Sezai dan kemudian pergi. Vildan berdiri disana berteria minta tolong. Sezai sepertinya meninggal ditempat.
Fahri menuju kesana. Dia melihat kematian Sezai and Gadis kecil Vildan berteriak minta tolong. Dia membuang Handphone Daghan dekat pembuangan sampah dan pergi meninggalkannya.

 Daghan

kembali ke gudang, Daghan sadar kembali tetapi obat penenangnya begitu kuat karena sisanya masih ada dan dia tidak dapat melihat atau berjalan dengan normal. Dengan susah payah dia berdiri, menghancurkan pintu dan keluar. Dia membalik, terjatuh dan merasakan sakit. Dia melewati sekelompok mahasiswa yang Demo dan akhirnya mencapai aula pernikahan. Tapi tidak seorangpun ada disana ..
Polisi menahan vildan. Petugas menyaksikan Sezai ditembak dari kamera dijalan. Petugas menanyakan Vildan siapa yang menembaknya dan vildan menjawab dialah pelakunya.
Sementara itu, Daghan pulang kerumah. Dia melihat polisi dan orangtuanya diluar. ketika Dia mendekati mereka, orangtuanya bertanya apa dia baik-baik saja dan darimana Dia dan apa yang terjadi. Daghan menanyakan Beril tapi tak seorangpun yang menjawab . Polisi membawanya kedalam mobil. Daghan tidak mengerti apa yang sedang terjadi
Beril dikamar mayat melihat jasad ayahnya yang telah meninggal. Ender bersamanya. Dia menangis dan meminta maaf pada ayahnya. Beril sepertinya percaya apa yang telah dikatakannya bahwa Daghan membunuh ayahnya.

Daghan dibawa ke kantor polisi dan dimasukkan ke dalam ruangan penyelidik. Petugas menyelidiknya. Dia bertanya Daghan akan menikah kenapa tiba-tiba menghilang. Daghan menjawab bahwa Sezai memanggilnya untuk bertemu dengannya tapi pertemuan tidak terjadi karena Sezai tidak ada disana dan seseorang menyerangnya dan membiusnya. Petugas menanyakan bagaimana bisa dia kembali pulang. Daghan menjawab dengan berjalan kaki dia pulang kemudian dia bertanya bagaimana bisa kau sampai dengan keadaan seperti itu. Daghan mengatakan dia tidak bisa mengingat dengan jelas. Petugas memintanya berusaha mengingatnya dan mengisi daftar pertanyaan. Daghan berdiri untuk pergi tetapi pria itu membuatnya duduk. Petugas menanyakan kepadanya bagaimana dia bisa pulang. Daghan menjadi bingung terhadap apa dan kenapa semua terjadi kepadanya . Petugas kemudian bertanya apa dia sendirian atau dia merupakan pesuruh. Daghan menjawab bahwa dia sendirian dan dia sedang mabuk. Petugas mengatakan bahwa mereka akan bertemu ketika masa sidang datang. Daghan bertanya apa yang terjadi. Petugas akhirnya memberitahu bahwa Ayah mertuanya ditembak dan Dia meninggal. Daghan bertanya siapa yang melakukannya, petugas menjawab "kau yang melakukannya".

Vildan dibawa ke sisi lain. Disisi selanjutnya 3 pria berdiri di depannya. Daghan berada ditengah mereka. Petugas meminta Vildan apakah Dia bisa mengingat penembaknya diantara 3 pria ini. Vildan menunjuk kepada Daghan dan mengatakan itu pria yang berada ditengah. Petugas pria yang ditengaj maju ke depan. Daghan maju dan Dia meminta Vildan melihatnya dengan jelas. Vildan mengiyakan bahwa ini pria yang sama yang menembak Sezai. 

 Daghan diminta kembali untuk panggilan penyelidikan. Dia mengatakan kepada Petuga bahwa Dia sekarang harus menemui Beril. tetapi Petugas tidak mengatakan bahwa Dia tidak bisa. Daghan bertanya padanya apakah Dia mencurigainya? Petugas mengatakan Dia tidak mencurigainya, Dia melihat bahwa Dia membunuh Sezai. Kemudian Petugas memberitahunya semua bahwa Dia percaya Daghan merencanakan dan membunuh Sezai! Petugas mengatakan bahwa Daghan sendiri yang mengirimi pesan ke Sezai dari handphonenya untuk bertemu didekat jalan. kemudian Dia membunuhnya disana dan bergegas membuang hanphonenya. Polisi menemukan handphonenya. Daghan bersikeras bahwa dia telah di jebak. Dia tidak pernah mengirim pesan kepada Tuan Sezai dan Mungkin Dia sedang Mabuk. Petugas mengatakan padanya hasil test tidak didapatkan obat dalam tubuhnya. Daghan mengatakan ada seseorang yang mabuk tapi tidak terlihat hasilnya. Petugas tidak mempercayainya

Daghan kemudian mengatakan bahkan dia tidak pernah menyentuh senjata sebelumnya. Dia tidak mengerti bagaimana menggunakannya tetapi Petugas menolaknya dan menanyakannya apakah dia bertengkar dengan Sezai. Daghan mengulang kembali bahwa Dia melakukannya. Petugas berkata disana ada seorang saksi yang melihat semuanya. Dia mengambil handphone untuk menelpon. Daghan berteriak biarkan dia bebas karena dia tidak bersalah. Daghan dibawa keluar ruangan. Vildan diserahkan kepada abangnya .. Dia melihat mata Daghan dengan mata bersalah. Daghan melihat ayahnya dan mengatakan kepadanya bahwa Dia tidak bersalah. Halil menenangkannya dan berkata bahwa dia tau Dia tidak bersalah dan pelakunya akan segera ditemukan. Vildan mendatangi Abangnya. Yilmaz melihat Polisi memasukkan Daghan ke penjara.
Orang tua Daghan bertanya siapa yang telah menjadi saksi. Polisi menyembunyikannya dari mereka.

Penyelidikan dan Keputusan

Karena semua bukti mengarah kepada Daghan dan adanya seorang saksi dari tindakan kejahatannya, Dia dinyatakan bersalah. Ini dipahami karena ucapannya kepada Sezai dimasa lalu. Dia bertengkar padanya dan membunuhnya di hari pernikahannya. Keputusan dijatuhkan kepada Daghan dan Hidupnya dipenjara
Orang tua Daghan merasa hancur dan Ibunya berteriak bahwa anaknya bukan seorang pembunuh. Ender dan Fahri begitu senang. Beril menangis dan Ender membawanya keluar. Di luar pengadilan ketika wartawan mengapit Daghan, ia mencoba untuk memanggil Beril dan mengatakan bahwa seseorang menjebaknya dan dia tidak membunuh ayahnya ...

PENJARA
 Daghan dimasukkan kedalam penjara. Tempatnya jorok dan tempatnya berserakan. Dokter yang malang melihat tempatnya dengan tidak percaya. Dengan mematikan kamera, kita dibawa ke masa kini, terdapat banyak buku dimana-mana didalam penjara bersamaan Daghan bertemu dengan pengacara Selvi terlihat sedang duduk ditempat tidurnya dalam keputusasaanya.
Sipir penjara datang dan mengatakan kepadanya bahwa pengacara Selvi kesini ingin menemuimu lagi (mereka menyebut Daghan sebagai dokter)
Daghan pergi keruang berkunjung dan menanyakan Selvi kenapa kesini lagi dan ada apa masalahnya? Selvi menjawab Dia akan terus datang kesini sampai Dia mendengarkannya dan Dia memenangkan kasus ini.
Daghan mendekatinya, menyandarkan lengannya di meja dan berkata " aku membunuh pria itu" Aku layak mendapatkannya. Mengerti? jangan kembali Ok. dan Dia pergi kemudian Selvi mengatakannya dari belakang bahwa Dia mengetahui Daghan tidak melakukannya dan Dia mempunyai buktinya.

 BUKTI Selvi

Daghan berhenti dan berbalik. Selvi menunjukkan kepadanya beberapa foto. Merekalah pembunuh 11 tahun silam, Keramaian Mahasiswa berdemo yang dilewati Daghan dengan tergopoh-gopoh jalan kembali pulang dari gudang. di Foto itu, Daghan nampak jelas. Selvi memberitahu kepadanya bahwa Dia menemukan sebuah video Demo ini dan Daghan terlihat di dalamnya. Maksud Selvi tempat pembunuhan yang jauh letaknya jauh dari tempat dimana Mahasiswa melakukan Demo. Vidoe itu menunjukkan Daghan melewati keramaian sekitar 10 menit dari Tempat pembunuhan. Selvi menegaskan bahkan dengan menggunakan kendraan memakan waktu 28 minutes setidaknya untuk sampai dari tempat pembunuhan ke tempat keramaian demo. ( ingatlah berapa jarak Fahri mengendarai kendraannya dari gudang sampai ke jalanan dimana Sezai dibunuhy. Oleh sebab itu, Selvi menanyakan Bagaimana mungkin Daghan sampai kesana dalam waktu 10 menit setelah melakukan pembunuhan? Ini jelas dan terbukti bahwa Daghan tidak ada di dekat jalan tempat Sezai menunggu dan oleh sebab itulah Daghan tidak membunuhnya!! Dengarkan ini, Daghan menjadi berharap dan setuju untuk membuka kembali kasusnya. Selvi menjadi bahagia.

Disisi lain, Ender diberitahu bahwa pengacara akan membuka kembali kasus Daghan. Ender bertanya kenapa Dia tidak memberitahu sebelumnya, dan meminta Pengacaranya mencari tahu siapa pengacara baruDaghan. Pengacara Ender mengatakan kepadanya bahwa jika ada bukti yang kuat kemungkinan Daghan akan bebas. Ender memintanya merahasiakan semua ini dari Beril karena Dia tidak harus mengetahuinya.

 PENYELIDIKAN BARU DAN KEPUTUSAN BARU

Daghan di izinkan berbicara. Dia mengulang kembali apa yang Dia katakan 11 tahun silam bahwa Dia tidak bersalah. Selvi menunjukkan bukti di persidangan. Sekarang ini semua bukti catatan baik Daghan. Hakim membebaskan Dia dari tuduhan dan segera membebaskannya. Setiap orang bersukacita. Orang tuanya, kakaknya, tapi yang lebih dari mereka adalah Selvi!
Setelah bertemu dengan Keluarganya, Selvi kembali kepada Daghan. Dia berjabat tangan dengannya kemudian memeluknya. Daghan sedikit terkejut dengan suasana emosi ketika Dia memeluk erat-erat dengan air mata mengalir di matanya.

Daghan untuk terakhir kalinya datang ke Penjara mengambil barangnya. Dia Melihatnya sekali lagi. Polisi menawarkan perpisahan dokter dan narapidana memberinya perpisahan bertepuk tangan.
Daghan menghirup Udara kebebasan ketika melangkah keluar dari Pintu Penjara. Menghirup Udara kebebasan karena Dia melangkah keluar bertemu Keluarganya Kemudian ada Selvi yang juga menunggu disana untuknya. Selvi terlihat dibelakang mobil. Kemudian Daghan berjabat tangan dengannya lagi, akhirnya merasakan detak jantung nya dua kali sebagai Manusia normal. Dia hanya tersenyum. Ibu Daghan mengundang Selvi datang kerumah mereka untuk makan malam karena Merka akann merayakan Kebebasan Daghan. Selvi bersedia

Mereka semua Pergi dan Selvi berjalan menuju mobil yang dia lihat. Dia duduk dibangku depan. Spion mengarah ke Pria yang duduk di bangku Sopir. Tidak ada lagi yang lebih menyedihkan seperi Pria bernama Fahri telah merencanakan selama 11 tahun disebuah gudang-Yilmaz. Pengacara ini adalah Gadis kecil Vildan yang menjadi Saksi pembunuhan menuduh Daghan melakukan itu. Selvi menanyakannya 'Apa yang kamu lakukan di sini saudaraku? Yilmaz menjawab, "Sebenarnya aku ingin menanyakanmu, apa yang kau lakukan di sini Vildan?

Rumah besar Sezai diperlihatkan. Beril yang istirahat di sofa seketika bangun tiba-tiba. Ada berita kebebasan Daghan di Tv. Ender membaca surat kabar dan juga sekaligus sebagai peringatan. Beril and Ender telah menikah ( karena keduanya memakai cincin pernikahan di jari mereka) dan tinggal di rumah Sezai. Beril terkejut mengetahui bertahun-tahun Daghan tidak bersalah dan dihukum untuk sesuatu yang tidak dilakukannya. Ender mengatakan kepadanya mungkin saja terjadi sebuah kesalahan tapi sekarang apa yang terjadi, bagaimana bisa ini terjadi? beril menjawab ini mengubah segalanya.

Keluarga Soysur kembali kerumah. Daghan Masih terkejut. Dia terlalu putus asa untuk merasakan dan menerima kebebasannya atau hidup kembali lagi ..
Yilmaz dan Selvi (Vildan) sedang berbicara. Yilmaz memberitahukannya bahwa Dia telah melemparkan dirinya kedalam api. Dia menanyakan kepadanya kenapa Dia melakukan ini. Dia menjawab Dia melakukan ini untuk bernafas lagi, dan Dia telah melakukannya dan ini telah berakhir. Tidak ada yang akan berubah. Kakaknya mengatakan bahwa Dia melakukan semua ini untuk melindungi dirinya. Yilmaz khawatir Daghan akan balas dendam, Sebuah ketakutan yang sudah Dia dibahas dengan Ender juga. Selvi meyakinkannya bahwa dia bisa dan akan melindungi dirinya sendiri

Pada adegan berikutnya, Selvi makan malam dengan keluarga Soysur. Semua mengobrol dan senang tapi Daghan melamun. Dia bahkan tidak makan dengan benar. Selvi diam-diam memperhatikannya dengan perasaan bersalah ketika orang tuanya melihatnya salah tingkah.
Setelah makan malam, Daghan dan Selvi terlihat sedang berjalan diluar. Selvi santai dan senang tapi Daghan sedih. Selvi bertanya mengapa dia khawatir bukannya semua telah berakhir. Daghan mengatakan kepadanya apakah benar telah berakhir?

Detail
Judul Asli: Olene Kadar
Judul Indonesia: Sampai Mati
Genre: Romance, Drama, Action
Jumlah Episode: 13
Stasiun TV: ATV
Penayangan: 12 januari 2017 - 13 April 2017
Perusahaan Produksi: Tims Productions
Sutradara: Umur Turagay
Penulis Skenario: Elif Usman Ergunden


Cast
Engin Akyurek sebagai Daghan
Fahriye Evcen sebagai Selvi
Sarp Levendoglu sebagai Ender
Gulcan Arslan sebagai Beril
Tansu Bicer sebagai Yilmaz


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuksek Sosyete / Kehidupan Kelas Atas

Ask Laftan Anlamaz / Cinta Tidak Mendengarkan Alasan

Meryem / Hubungan Rahasia